Senin, 17 November 2014

GELAR PROMOSI AGRIBISNIS (GPA) VI TAHUN 2014

GPA VI Tahun 2014 kembali digelar di Pusat Pelayanan Agribisnis Petani BW Agro Center Soropadan, Kecamatan Pringsurat Kabupaten Temanggung Jawa Tengah tanggal 19 s/d  23 Juni 2014. Acara dihadiri oleh Bp. Gubernur Jawa Tengah  (Bp. Ganjar Pranowo) beserta jajarannya.
Hampir sama dengan tahun-tahun sebelumnya, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah mengadakan kegiatan, seperti Menyajikan aneka makanan dari olahan ikan, penjualan ikan murah dan lomba mancing.



Bp. Gubernur Jateng (beserta jajaran) saat Menikmati Olahan Makanan Berbahan Ikan
(Stik Lele, Dawet Rumput Laut dll)

Pelepasan Ikan untuk Lomba Pancing oleh Bp. Menteri Pertanian RI, Bp. Gubernur Jawa Tengah
dan Bp. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jawa Tengah



Suasana Kegiatan Penjualan Ikan Murah oleh Karyawan Lingkup BPBIAT Muntilan
Lomba Mancing Secara Resmi dibuka oleh Bp. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Jateng
Bp. Ir. Lalu M Syafriadi, MM 
  

Suasana  Lomba Mancing

Para Pemenang Lomba Mancing GPA VI Tahun 2014

Hadiah Utama Lomba Mancing GPA VI Tahun 2014

Pemenang Hadiah Utama Lomba Mancing GPA VI Tahun 2014
(berfoto bersama Bp. Kepala Dinas dan Bp. Kepala Bidang Perikanan Budidaya)

Penyerahan Hadiah Utama kepada Pemenang Lomba Mancing dan Penutupaan
Gelaran GPA VI Tahun 2014 secara resmi

SAMPAI JUMPA TAHUN DEPAN

Selasa, 11 November 2014

Belajar Perbenihan untuk Masyarakat Umum

Banyak pertanyaan yang masuk, tentang bagaimana cara menjadi peserta Magang Pendidikan Budidaya Perikanan yang diadakan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah, seperti ini :

Peserta Magang Budidaya Gurami dan Karper
Untuk informasi cara mendaftarkan diri menjadi peserta, Saudara dapat menghubungi langsung Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten atau Kota tempat Saudara tinggal khususnya yang masuk dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, nanti selanjutnya dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kab/Kota masing-masing yang akan mengajukan nama peserta untuk diikutsertakan sebagai peserta Magang Pendidikan Budidaya Perikanan.


Namun bila Saudara ingin belajar secara mandiri, Saudara dapat mengirimkan permohonan tertulis yang ditujukan kepada Kepala Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan alamat Jl. Kerkop No. 1 Muntilan atau bila Saudara hanya sekedar ingin melihat proses pembenihan maupun kegiatan lapangan, Saudara dapat datang langsung ke kantor sesuai jam kerja lapangan pada pukul 08.00 – 14.00 WIB. 

Salah satu contoh kegiatan Magang Pengembangan Usaha Koperasi Perikanan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah bertempat di Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan pada tanggal 27-31 Oktober 2014 yang diikuti oleh masyarakat umum khususnya yang ingin belajar budidaya ikan air tawar.



Materi tentang Teori Budidaya Perikanan

Praktek kegiatan pemijahan ikan Karper

Melihat kakaban yang berisi telur ikan Karper

Pemindahan telur ke kolam



JADAWAL PELAYANAN

JADWAL PELAYANAN KANTOR BPBIAT MUNTILAN

SENIN - KAMIS                                PUKUL 08.00 - 15.00 WIB

JUMAT                                            PUKUL 08.00 - 11.00 WIB


JADWAL PEMASARAN BENIH & CALON INDUK

RABU                                                  PUKUL 08.00 - 12.00 WIB

SABTU                                                PUKUL 08.00 - 12.00 WIB

Untuk pemesanan bisa menghubungi  Kantor (0293)-587022 atau Contack Person 081328134111 a/n Sdr. DADIRI (Pemasaran)                                        

GERAKAN CABUT PAKU DI POHON

Sesuai Instruksi Gubernur Jawa Tengah Bp. Ganjar Pranowo, bahwa dalam rangka meningkatkan kepedulian masyarakat dalam menjaga dan merawat kelestarian tanaman/pohon sebagai sarana penghijauan dan keindahan, sekaligus sebagai wujud mencintai lingkungan hidup, maka pada kesempatan memperingati  Hari Sumpah Pemuda, Hari Cinta Puspa dan Kenakeragaman Hayati, segenap pimpinan & karyawan Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBIAT) Muntilan melakukan Gerakan Mencabut Paku yang serentak dilaksanakan pada hari Jumat tanggal 7 Nopember 2014.






Selasa, 17 Juli 2012

GELAR PROMOSI AGRIBISNIS (GPA) V 2012

Gelar Promosi Agribisnis (GPA) V 2012 resmi dibuka oleh Gubernur Jateng Bp. H. Bibit Waluyo


Gelar Promosi Agrobisnis (GPA) Soropadan V Th. 2012, sering pula disebut Soropadan Agro Expo yang telah menjadi agenda rutin tahunan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali diselenggarakan di Pusat Pelayanan Agribisnis Petani BW Agro Center Soropadan, Kecamatan Pringsurat–Temanggung Jawa tengah tanggal 28 Juni s/d 2 Juli 2012, dengan tema “ Bangga dan cinta mengkonsumsi produk petani wujudkan kesejahteraan masyarakat”. GPA V dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah, H. Bibit Waluyo, yang didampingi oleh PLT.Direktur Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Pertanian Kementerian Pertanian, Banun Harpini, Staf ahli Kementerian Perdagangan, Ketua DPRD Jateng dan mantan Gubernur Jawa tengah Mardiyanto.


Rangkaian acara GPA V 2012

GPA V diikuti oleh 74 peserta stand yang terdiri dari Pelaku Agribisnis, SKPD Provinsi, Pemerintah Kabupaten/ Kota, Perusahaan swasta, Anggota Mitra Praja Utama (Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur), Badan Litbang Pertanian Kementerian Pertanian. Selain Pameran dalam ajang GPA V ini juga di selenggarakan Pameran dan Bursa Komoditas Unggulan Agro, Pasar lelang Komoditas Agro, Pasar Tani, Loka Karya dan Temu Wicara, Lomba Anak - anak dan keluarga serta Pentas Seni dan Budaya. Guna menarik pengunjung juga diadakan lomba mancing, stand aneka jajanan dan makanan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami dari Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar (BPBIAT) Muntilan yang berada dibawah lingkup Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah mengadakan acara Lomba Mancing Gelar Promosi Agribisnis (GPA) V Soropadan Th. 2012.

Acara dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 30 Juni 2012 berlokasi di Kolam Mina Wisata BW Agrocenter Soropadan dan di buka secara resmi oleh Kepala BPBIAT Bp. Ir. Arif Rahman Hakim.
 
Pembukaan Lomba Mancing GPA V oleh Kepala Balai Bp. Ir. Arif Rahman Hakim
Area Kolam Mina Wisata BW Agrocenter Soropadan

Lomba Mancing GPA V dimulai dengan administrasi peserta kurang lebih 90 orang dan resmi dimulai dengan pelepasan Mascot. Mascot yang dipergunakan dari Jenis Ikan Karper yang akan dihitung dari berat mascot tersebut. Selain itu juga terdapat jenis ikan tawar lainnya ( Nila dan Lele ).

Adapun Peraturan Lomba Mancing GPA V adalah sebagai berikut :
  1. Mengumpulkan Fotocopy KTP/SIM saat mendaftar.
  2. Tanda peserta dan nomor lapak diundi dan diambil ebelum lomba dimulai. 
  3. Lomba dimulai pukul 09.00 s/d 14.00 WIB.
  4. Saat lomba berlangsung peserta hanya boleh memancing di lapak masing-masing/tidak berpindah-pindah dan tidak boleh mencemari kolam.
  5. Setiap peserta hanya boleh menggunakan 1 joran dan 1 kail dan untuk peralatan mancing peserta membawa sendiri.
  6. Penilaian berdasrkan dari Ikan Mascot terberat yang terpancing.
  7. Penimbangan dilakukan secara terbuka dan adil.
  8. Jika terjadi ikan mascot yang terpancing mempunyai bobot yang sama maka urutan pemenangnya adalah yang terlebih dahulu mendapatkan mascot tersebut.
  9. Setelah lomba selesai peserta boleh melanjutkan kegiatan memancing sampai pukul 17.00 WIB.
  10. Pemenang hanya berhak 1 hadiah mascot dan bagi peserta yang sudah mendapat mascot tidak berhak mendapat doorprice.
  11. Ikan hasil pancingan menjadi hak peserta.
  12. Jagalah ketertiban dan kenyamanan bersama dan keputusan panitia tidak dapat diganggu gugat.

Pelepasan Mascot





Suasana Lomba Mancing GPA V Th. 2012  



 Daftar Pemenang Lomba Mancing GPA V 2012 :

Juara I =========> Bp. Moenirrun / Bojong Magelang / 5,165 kg*

Juara II ========>  Bp. Budiyono / Mudal Temanggung / 4,265 kg

Juara III =======>   Bp. Suyoto / Temanggung / 3,440 kg

Juara Harapan I ==>  Bp. Handoyo / Mertoyudan Magelang / 2,840 kg

Juara Harapan II ==> Bp. Muchammad Ichsan / Grabag Magelang / 2,810 kg

Juara Harapan III =>  Bp. Manto / Secang Magelang / 2,730 kg

Nb : * (berat mascot yang ditangkap)






Mascot tangkapan para pemenang

Penyerahan hadiah untuk Juara Harapan I, II dan III dilaksanakan pada hari itu juga sedangkan untuk Juara I, II dan III diserahkan pada saat acara penutupan GPA V  dan diserahkan secara langsung oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah Bp. Ir. Trisno Utomo, MM. Acara Gelar Promosi Agribisnis (GPA) V Soropadan ditutup secara resmi pada tanggal 2 Juli  2012 oleh Asisten II Sekda Provinsi Jawa Tengah (Bidang ekonomi dan Pembangunan). Dr. Ir. Sri Puryono, M.Sc.


Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Tengah

Juara I, II dan III Lomba Mancing GPA V 2012

Penyerahan hadiah kepada para pemenang
Juara Harapan I, II dan III

Acara Penutupan Gelar Promosi Agribisnis (GPA) V 2012


Rabu, 21 Maret 2012

TEKNIK PEMBENIHAN IKAN GURAMI

PENDAHULUAN

Ikan gurami merupakan ikan asli Asia Tenggara yang penyebarannya meliputi beberapa wilayah Indonesia seperti Pulau Jawa, Sumatra & Kalimantan. Pada habitat awalnya ikan ini merupakan asli sungai ataupun rawa, ikan gurami merupakan herbivora atau pemakan daun-daunan, dan termasuk ikan yang mempunyai alat pernapasan tambahan berupa labirint.
Ikan gurami terkenal dengan pertumbuhan yang lambat sehingga hal ini memberikan peluang bagi para pembudidaya untuk lebih mengembangkan cara budidaya yang baik, praktis dan efisien untuk mempercepat laju pertumbuhan ikan gurami. Kegiatan pemeliharaan ikan gurami terbagi atas segmentasi pemeliharaan yang panjang, mulai dari proses pemijahan yang menghasilkan telur hingga proses pendederan mencapai beberapa tahapan pendederan.

MORFOLOGI INDUK BETINA DAN INDUK JANTAN

URAIAN                              BETINA                                               JANTAN

Dahi                               Tidak ada Penonjolan                                 Ada Penonjolan


Dasar Sirip                    Gelap/Kehitaman                                       Terang
Dada


Tutup Insang                  Putih Kecoklatan                                        Kekuningan


Sirip Ekor                      Ujung sirip ekor                                       Ujung sirip
                                                                                                       tampak rata,bila
                                       tampak melengkung & 
                                       tdk bergerak                                         ditidurkan
                                                                                                    bergerak-gerak k atas

Induk Gurami Betina

Induk Gurami Jantan
 
PEMILIHAN INDUK SIAP PIJAH

Ciri-ciri induk jantan siap pijah adalah adanya benjolan di kepala bagian atas, rahang bawah yang tebal, dan tidak adanya bintik hitam pada kelopak sirip dada. Warna tubuhnya memerah berbintik hitam terang dengan perut membentuk sudut tumpul, bila bagian perut ditekan akan mengeluarkan sperma berwarna putih. Sedangkan induk betina yang siap pijah ditandai dengan bentuk kepala bagian atas datar, rahang bawah tipis, dan adanya bintik hitam pada kelopak sirip dada. Warna tubuh lebih terang dan bentuk perutnya besar bulat, bila bagian perut ditekan kearah kelamin akan mengeluarkan telur berwarna putih.

PEMIJAHAN

Induk yang sudah matang gonad siap untuk ditebarkan di kolam pemijahan. Kolam pemijahan merupakan kolam khusus yang ukurannya tergantung jumlah induk yang dimiliki, ukuran minimumya 20 m2 dan maksimum dapat mencapai 1000 m2 dengan kedalaman ideal 0,8 m - 1,5 m. Kolam induk sebaiknya dekat dengan kolam pemijahan sehingga memudahkan proses pemindahan induk ikan. Padat tebar induk ikan gurami diusahakan 1 ekor induk ikan yang bobotnya 3-5 kg per ekor sebaiknya memiliki areal untuk bergerak bebas seluas 5 m2. Penebaran induk dilakukan dengan perbandingan 1 ekor jantan yang bobotnya mencapai 3-5 kg dan 3 ekor betina yang bobotnya minimal 3 kg.
Proses pemijahan biasanya akan berlangsung yang diawali 1 minggu pertama induk jantan telah memulai membuat sarang, lamanya membuat sarang lebih kurang 6 hari kemudian induk betina yang sudah siap pijah memiliki naluri akan segera berpijah setelah sarangya siap, terjadinya proses pemijahan selama 2-3 hari, induk betina segera mengeluarkan telur-telurnya dan secara bersamaan pula induk jantan menyemprotkan sperma dan terjadi proses pembuahan telur oleh sperma jantan. Proses perkawinan akan diakhiri apabila jantan telah menutup sarang, dengan ijuk atau sejenisnya. Keberhasilan proses pemijahan dapat diamati pula dengan melihat pemukaan kolam yang ada sarang guraminya terlihat keluar banyak minyak dipermukaan air dan tecium bau amis.

PENETASAN TELUR

Pengambilan sarang yang berisi telur dilakukan secara berhati-hati dengan cara memegang sisi luar bagian paling bawah sarang dan sebaiknya sarang tidak diangkat begitu saja, tetapi menggunakan wadah berupa ember atau baskom yang berisi air dan diberi Metheline Blue dengan perbandingan 5 cc obat untuk 5 liter air. Selanjutnya sarang dan ember tersebut dibawa ke tempat penetasan.
Penetasan dapat dilakukan di dalam paso atau baskom maupun di dalam akuarium. Air di dalam baskom atau akuarium diberi aerasi atau supplay oksigen dan setiap hari dilakukan pengambilan telur-telur yang tidak menetas atau berjamur supaya tidak menular ke telur yang sehat. Biasanya telur gurami akan menetas setelah 36-41 jam.

PEMELIHARAAN LARVA

Setelah telur menetas, larva dapat dipelihara dalam paso atau baskom selama 8-10 hari sampai kuning telur habis. Bila penetasan dilakukan di dalam akuarium, pemindahan larva tidak perlu dilakukan. Selama pemeliharaan di akuarium, penggantian air perlu dilakukan untuk membersihkan air dari minyak yang dihasilkan saat penetasan. Suhu dipertahankan pada kisaran 29-30 derajat celcius.
Pemindahan larva dari lokasi penetasan ke lokasi pembesaran / pendederan dapat dilakukan dengan menggunakan baskom atau ember. Larva dimasukkan ke dalam ember bersama air dari tempat penetasan sehingga larva tidak stres. Sebaiknya pemindahan ke kolam atau tempat pendederan dilakukan pada pagi atau sore hari dimana pebedaan suhu antara air media penetasan dan air media pendederan atau kolam tidak begitu mencolok.

PEMBERIAN PAKAN

Pakan mulai diberikan setelah larva berumur 8-10 hari atau setelah kuning telur habis. Pakan yang diberikan adalah pakan alami yang bisa berupa artemia, kutu air berupa daphina atau moina, cacing sutera. Jenis pakan yang diberikan ini disesuaikan dengan bukaan mulut larva. Frekuensi pemberian sebanyak 4-5 kali sehari.
Untuk larva yang dipelihara di akuarium, pemberian pakan dapat diberikan sebanyak 2 sendok makan untuk 1000 ekor larva setiap pemberian. Ketika sudah semakin besar, kepadatan larva dalam satu akuarium dapat dikurangi. Larva yang dipelihara dalam akuarium selanjutnya dipelihara hingga menjadi benih yang siap ditebarkan ke kolam pemeliharaan benih.

PERMASALAHAN YANG DIHADAPI DALAM USAHA PEMBENIHAN IKAN GURAMI

Berikut ini beberapa permasalahan yang sering ditemui dalam usaha pembenihan ikan gurami :

1. Induk Malas Memijah
    Induk gurami yang telah matang gonad kadang-kadang tidak mau memijah. Hal ini sebagian besar diakibatkan karena kondisi lingkungan kolan yang tidak nyaman bagi indukan atau indukan belum benar-benar matang gonad. Cara mengatasinya adalah dengan memijahkan induk yang benar-benar telah matang gonad dan kolam pemijahan jangan terlalu padat, cukup 40 ekor/1000 m2 atau bisa juga dengan perbandingan 3 betina : 1 jantan untuk kolam dengan ukuran 4m x 3m.

2. Jumlah Telur Sedikit
    Hal ini bisa disebabkan oleh umur induk yang terlalu muda. Untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan induk jantan yang  telah berumur 4 tahun dan induk betina yang berumur 3 tahun.

3. Telur Tidak Menetas
    Telur yang tidak menetas bisa disebabkan oleh kualitas induk yang kurang bagus dan penanganan sarang yang salah sehingga telur mati. Hal ini dapat diatasi dengan penggunaan induk yang kualitasnya benar-benar memenuhi syarat sehingga telur yang dihasilkan bagus mutunya dan tidak mengangkat baskom atau ember begitu saja akan tetapi sarang diangkat bersama dengan air kolam pemijahan agar telur tidak terkontaminasi dengan udara luar.

4. Tubuh Benih Berwarna Hitam
    Kondisi ini disebabkan oleh gangguan velvet yang menyebabkan kulit benih menjadi berwarna gelap dan berlendir. Pemicunya adalah karena suhu air penetasan terlalu rendah. Hal ini dapat diatasi dengan pemasangan pemanas atau heater untuk menjaga suhu air media penetasan tetap pada kisaran yang sesuai.


Untuk konsultasi teknis dapat menghubungi :

BALAI PERBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR MUNTILAN
JL. KERKOP NO. 1 MUNTILAN MAGELANG

TELP. (0293) 587022

E-MAIL : balaimuntilan@yahoo.co.id 

                                        
                     

Selasa, 01 November 2011

SATUAN KERJA PERBENIHAN DAN BUDIDAYA IKAN AIR TAWAR NGRAJEG

PENDAHULUAN

Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Ngrajeg ( Satker PBIAT Ngrajeg ) merupakan salah satu dari tiga satuan kerja yang ada pada Balai Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Muntilan, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah (sesuai peraturan Gubernur Provinsi Jawa Tengah No. 38 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Unit Pelaksana Teknis Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Tengah)
Berdiri pada tahun 1962 dengan nama Balai Benih Ikan Sentral Ngrajeg (BBIS Ngrajeg), dan pada tahun 2003 berubah nama menjadi Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Ngrajeg. Berlokasi di Jl Raya Borobudur Km 4, Desa Ngrajeg, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

LAHAN DAN SUMBER AIR

Satker PBIAT Ngrajeg terletak pada ketinggian 340 mdpl dengan luas areal 5,3 Ha. Sumber air berasal dari 2 mata air, Umbul Mudal di Desa Ngrajeg dan Umbul Combrang di Desa Paremono, dengan debit mencapai 54 liter/detik.

TUGAS POKOK DAN FUNGSI

  1. Melaksanakan Penyedia Benih dan Calon Induk Ikan Bermutu
  2. Melaksanakan Pencegahan dan Penanggulangan Hama Penyakit Ikan
  3. Melaksanakan Teknologi Perbenihan dan Budidaya Ikan yang Baik dan Ramah Lingkungan
  4. Melaksanakan Penebaran Benih di Perairan Umum
  5. Melaksanakan Tugas Administrasi dan Ketatausahaan
  6. Melaksanakan Pembinaan Teknis Perbenihan dan Budidaya Ikan kepada siswa, mahasiswa, pembudidaya ikan dan UPR
  7. Tempat untuk Menyelenggarakan Pendidikan dan Penyuluhan (Training Center)
  8. Merupakan Pusat Informasi dan Referensi Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar

FASILITAS

Fasilitas Pokok
  1. Kolam Induk Lele                                          11  buah
  2. Kolam Induk Nila Merah                                 4  buah
  3. Kolam Induk Nila Hitam                                  2  buah
  4. Kolam Induk Graskarp                                    1  buah
  5. Kolam Induk Patin                                           1  buah
  6. Kolam Induk Karper                                       1  buah
  7. Kolam Induk Tawes                                        2  buah
  8. Kolam Pemberokan Nila                                 2  buah
  9. Kolam Pendederan                                        17  buah
  10. Hatchery                                                         2    unit
  11. Laboratorium                                                  1    unit
  12. Peralatan Perbenihan                                       2    unit
  13. Peralatan Penangkapan                                   2    unit
  14. Gudang Pakan                                                1    unit
  15. Bangsal Penjualan                                           1    unit





Fasilitas Pendukung
  1. Gedung Kantor
  2. Gedung Pertemuan/Seminar/Training Center
  3. Rumah Dinas dan Rumah Jaga
  4. Asrama
  5. Perpustakaan
  6. Mushola


BROODSTOCK CENTER LELE

Berdasarkan SK Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia No. KEP.03/MEN/2011 tentang Jejaring Pemuliaan Ikan, Menetapkan Satuan Kerja Perbenihan dan Budidaya Ikan Air Tawar Ngrajeg, Jawa Tengah sebagai Anggota Pemuliaan Ikan Lele. Kegiatan Broodstock Center Lele Satker PBIAT Ngrajeg mengacu pada Protokol Pemuliaan Ikan Lele dan Perbanyakan Induk Ikan Lele yang ditetapkan pada Pertemuan Broodstock Center Ikan di Sukabumi pada tanggal 9-11 November 2010. Dan berdasarkan Supervisi ke Lapangan telah diterbitkan Surat Keterangan Kepala Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Tawar Nomor : 3850.1/BBPBAT/PB.121/X/2010 yang menyatakan bahwa : Satker PBIAT Ngrajeg telah melakukan kegiatan proses produksi perbanyakan calon induk lele Sangkuriang pada tahun 2010 sesuai dengan protokol Pemuliaan Ikan Lele (Protokol P 01 Perbanyakan Calon Induk Lele Sangkuriang)





KEGIATAN BROODSTOCK CENTER LELE ( BCL )

  • Perbanyakan Induk Lele Sangkuriang (Protokol 01)
  • Produksi Induk Lele Galur Murni (Protokol 02)
  • Uji Hibridisasi Induk Ikan Lele untuk Menghasilkan Benih Unggul (Protokol 03)